Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2020

Gugup Hasrat Menyentuh Bibirmu

Benang Sari dan Putik Yang Malang

Terbuka memori lama di hatiku Kunci ini telah kau pegang kembali Bunga indah bermekaran kembali Lalatpun tak mau mendekatinya Benang sari itu merayu putik yang tertiup angin Kencang sekali bagaikan bisikan ke telinga melewati wajah  Tepisan angin angin ribut itu Apakah menggugah selera gelak gelitik tawamu? Semua rekayasa manipulasi kata - kata dan tingkah romantismu Merayu bagaikan air mengalir yang jatuh dari atas bukit Jatuh menyentuh batu besar dan tanah coklat itu Akankah batu besar itu pecah oleh air mata mata air Akankah tanah coklat itu akan berubah menjadi longsoran tanah Sedetik waktu benang sari menjelajahi setiap gerak gerik putik itu Menatap romantisnya air, batu dan tanah. Bunga sepatu itu berbisik kepada bunga matahari Tertawa melihat tingkah benang sari itu. Benang sari yang malang. Beralih pandang air, batu dan tanah menatap benang sari. Berputar kemudian Terhempas kemudian Rangkaian kokohnya benang sari itu  Meluluhkan hati putik Namun sayang bunga itu dipetik dan men

Sponsor